Yang dulunya hanya sekedar 'Mimpi'
Sebuah tulisan pertama saya dimuat dalam buku yang berisi karya-karya terbaik dari banyaknya Penulis di seluruh penjuru negeri ini.
Beberapa saat lalu, sebuah Penerbit buku yaitu Penerbit Landasan Ilmu mengadakan event menulis cerpen skala nasional dengan tema Kehilangan.
Semua orang pasti pernah atau bahkan sedang merasakan kehilangan, apapun itu. Baik Orang tua, sahabat, barang berharga, pekerjaan, dan berbagai hal lainnya. Begitupun dengan saya yang pernah beberapa kali merasakan kehilangan dan beberapa kali pula mencoba untuk bangkit dari keterpurukan.
Niat mengikuti event ini tujuan utamanya hanya satu. Saya ingin menguji kemampuan menulis saya. Karena masih belajar banyak dalam dunia menulis. Apalagi dengan tema yang menarik, akhirnya saya mencoba mengirimkan naskah yang ditulis hanya dalam beberapa jam, disela-sela waktu ketika mengerjakan tugas kuliah. Awalnya sempat ragu untuk mengirimkan draft naskah yang sudah jadi ini karena takut ceritanya tidak menarik, tapi karena rasa penasaran saya begitu tinggi pada akhirnya dikirim juga ke email penerbit.
Cerita ini berlatar belakang di Yogyakarta. Sudah lama sekali saya ingin menuliskan "Apa yang saya rasakan" di kota itu. Meskipun cerita yang saya buat itu fiksi tetapi rasa "Kehilangan" itu nyata. Saya punya kisah pribadi di Yogyakarta. Tetapi, diluar dari itu. Menjadi penulis adalah Mimpi saya sejak kecil. Saya sering menulis di buku harian karena saat itu tidak punya media lain untuk menulis menulis. Tidak ada komputer apalagi laptop. Jadi satu-satunya cara untuk menuangkan ide pikiran hanya dengan menulisnya di buku harian. Saya baru mempunyai laptop itu ketika sudah masuk ke bangku SMK, karena memang ada kewajiban untuk mempunyai laptop. Barulah ide-ide saya bisa tersampaikan dengan lebih mudah, tapi lagi-lagi tulisan saya itu hanya sebatas konsumsi pribadi. Tidak pernah saya publikasikan karena saya masih belum percaya diri lagi pula banyak tulisan yang tidak selesai. Takut tulisan-tulisan saya tidak menarik. Selain itu saya juga tidak tahu kemana tulisan saya harus dipublikasikan. Selain facebook saat itu. Hahaha
Baru satu tahun terakhir ini saya fokus kembali menulis apapun itu. Kalau kata Penulis idola saya Dee Lestari "hal yang membuat bahagia penulis itu adalah tulisannya yang selesai" ternyata bener banget. Saya sudah menulis novel, tulisannya dimulai sejak tahun 2015 dan baru selesai di 2016. Waktu yang cukup lama untuk saya menulis. Tapi novel itu masih belum bisa saya publikasikan, karena masih saya harus ramu lagi agar lebih menarik.
Setelah sekian tahun memiliki mimpi terpendam sebagai penulis, baru kali ini bisa terwujud. Pertama kali dalam hidupku tulisan ini menjadi sebuah buku yang nyata. Terimakasih untuk pihak penerbit atas event yang sudah dilaksanakan, engga tahu deh kalau engga ada event ini mungkin mimpi itu sebatas angan-angan kosong aja.
Terima kasih juga untuk beberapa sahabat saya yang terus mendukung apa yang menjadi mimpi-mimpi saya, salah satunya Ar Rosim Atta yang sudah mengenalkan saya lebih jauh dalam dunia literasi, makasih juga sudah mau meminjamkan buku-bukunya, hehe.. (btw, dia juga penulis yang punya banyak ide "Gila" loh) dan yang pasti tak akan ketinggalan Keluargaku (untuk ini engga ada duanya) yang PALING UTAMA yaitu Zat Segala Maha ALLAH SWT yang sudah begitu baiknya sama saya.
Ada juga buku-buku dari kontributor lainnya dengan kisah-kisah yang pastinya menarik untuk dibaca. Bisa cek di Group Facebook Penerbit Landasan Ilmu.
Semoga cerita-cerita kami bisa menghibur dan bisa menginspirasi banyak orang. Sekian saja cerita pertama saya ini. Terima kasih
Semoga cerita-cerita kami bisa menghibur dan bisa menginspirasi banyak orang. Sekian saja cerita pertama saya ini. Terima kasih

Komentar
Posting Komentar